3.8.15

Cara membuat VISA Dependent UK

Hello,

Saya mau berbagi pengalaman bagaimana membuat visa dependent UK, saya baru membuatnya di bulan July 2015 ini dan sudah approved pada akhir July tepat tanggal 31.
Berikut adalah langkah yang mesti dipersiapkan :

1. Isi form online dari embassy UK https://www.visa4uk.fco.gov.uk/home/welcome
2. Ketika mengisi online akan terdapat beberapa tahap yang harus dilalui :

- BRP adalah biometric residence permit. 
- Biaya visa adalah IDR 6.600.000 ( tergantung kurs ).
- IHS ( Immigration health insurance ) adalah insurance yang harus dibayarkan jika tinggal lebih dari 6 bulan. Kalau tinggal hanya akan maksimal 6 bulan, kita tidak perlu membayar IHS. Besarnya IHS yang dibayarkan bisa dikalkulasikan via online : https://www.immigration-health-surcharge.service.gov.uk/checker/type



3. Appointment dilakukan di 2 cabang di Indonesia : Jakarta dan Bali melalui VFS ( agen resmi yang ditunjuk oleh kedutaan UK ).
Alamat di Jakarta adalah di mall Kuningan city.

4. Persyaratan test yang harus dilakukan adalah test TB.
Hanya bisa dilakukan di 2 rumah sakit premier, Jatinegara atau Bintaro.
Biaya : IDR 690.000
Perbedaannya antara 2 rumah sakit itu adalah : RS Premier Jatinegara hasilnya 2-3 hari.
Sedangkan RS Premier Bintaro hanya 1 hari. Jadi jika hari Senin pagi test, maka hari Selasa pagi sudah dapat diambil.
Perlu appointment terlebih dahulu untuk test di dua RS tersebut. 

RS Premier Bintaro Jl. M.H. Thamrin Blok B3 No. 1
Sektor 7 Kawasan Niaga - Bintaro Jaya
Tangerang 15224
Tel: + 62 (21) 745 5500/600 
RS Premier Jatinegara Jl. Raya Jatinegara
Timur No 85-87
Jakarta 13310 - Indonesia
Tel: +62 (21) 2800 888 
Email: Ramsay Health

3. Dokumen yang disiapkan : 
Dibawa dokumen asli dan fotokopi, dua-duanya harus disubmit / diserahkan setelah visa jadi atau pengambilan paspor, dokumen asli akan dikembalikan. 

Dokumen asli :
- Buku nikah salah satu saja suami atau istri
- Akte lahir orang yang bikin visa
- Kartu keluarga
- Bukti Test TB 

Dokumen lainnya + photo + fotokopi :
- Appointment letter ( dari dafter online )
- Form visa 
- 1 Photo ukuran untuk negara UK 3.5 cm x 4.5 cm
- Konfirmasi ticket one way. Jika hendak menggunakan ticket yang belum dibayar tapi sudah di booking bisa diurus ke travel agent. 
- Fotokopi KK
- Fotokopi buku nikah ( halaman depan saja )
- Fotokopi akte lahir
- Fotokopi paspor semua halaman ( jika mempunyai paspor lama diserahkan fotokopinya saja, semua halaman )
- Fotokopi pasangan yang menjadi visa utama, semua halaman
- Fotokopi kartu mahasiswa
- Fotokopi bukti tempat tinggal di UK
- Fotokopi buku tabungan atau deposito min. sudah diendapkan uangnya 28 hari.
Jika pasangan sudah tinggal di UK min. 6 bln maka pasangan hanya perlu membuktikan uang 2 x GBP 450 = GBP 900.
- Rekening koran pasangan di tabungan UK
- Bukti beasiswa jika penerima beasiswa
- Surat dokumen lainnya bisa diserahkan untuk memperkuat, contohnya : pasangan saya akan melanjutkan S3 jadi memberikan dokumen tambahan berupa email dari student desk-nya.

4. Sampai VFS, kita diminta antri sesuai nomor kira-kira menunggu 1 jam - 1.5 jam. Penyerahan dokumen dilakukan pagi hari sampai maks jam 14.00

5. Pada saat dipanggil dan submit seluruh dokumen, kita akan ditanya apakah mau dikasih info lewat sms atau email jika sudah jadi visanya ? jika iya kita dikenakan biaya tambahan IDR 25.000 bayar langsung cash ditempat.

6. Proses menunggu keputusan visa maks. 2 minggu.

7. Setelah 2 minggu akan dikirim email dari embassy UK di Manila yang menerangkan visa sudah ada keputusannya. 

Kita diharuskan menunggu sampai email berikutnya untuk hari pengambilannya. Email berikutnya akan datang dari kantor VFS.

8. Pengambilan visa memakai nomor antrian, dimulai dari jam 12.00. Menunggu tidak terlalu lama hanya 30 menit.

Guys, kalau ada yang mau ditanya silahkan email ya. ca_vendish@yahoo.com




How to go to Rome from Milan by train

Hey guys! 

I would like to share my experience when i went to Rome or Roma from Milan or Milano :)
The duration time travel approximately is 3 hours 15 minutes or even more. Milan is located in the middle part almost near to the north of Italy while Rome is in the south. The distance between Milan to Rome is about 600 km.


There are two train services who have a route destination from Milan to Rome. They are Trenitalia http://www.trenitalia.com and Italo treno http://www.italotreno.it/?sc_lang=it 
Both services are provided a few stations, for example, in Milan, you can reach Rome from station Milano Porta Garibaldi or Milano Expo Fiera or Milano rogoredo. So you better know the nearest station from your place. 

The ticket fare is variant, if you are going by Italo treno then it will be pretty much expensive. Italo treno is one of the fastest train for travel crossing Italy. It cost you for EURO 60-70 for one way. Return ticket cost around EURO 100-120. This is not a peak season, so if its a peak season the price is higher than that. The other way is just check Trenitalia, they have another option cheaper than the fastest one. 




My experience is by the fastest train of both services. Both trains will check ticket in the train, you can only show them the mobile phone ticket or hardcopy. In the train, they have facilities such as toilet, vending machine, coffee bar, television for Italian movie. 
What i like about Italo treno is the design of coach inside, looks modern, spacious and it is cozy. You need to spend your money for snack and drink, while in Trenitalia, they have given you a free snack and drink. 

Italo treno has a ticket office in station Milano Porta Garibaldi, it is in Lower Ground ( LG ), with red color as an office interior facade. Mostly you can see many people will be standing in front of the information LCD panel :D 

Well thats it. Hope it will be suitable for giving you an idea about train from Milano to Roma.

If you want to ask more detail just email me :) 
ca_vendish@yahoo.com



Colloseum Roma in 2015

All picture are taken by me.












#tbt me in Lombok, Indonesia


Back in 2012, i travelled to Lombok for my first time. I have itinerary to stay and enjoy in a hotel somewhere at Lombok tengah area, meanwhile when we passed this village, made us as a tourist to have a look what is inside. 

The village called desa sade ( village sade ), one of the village who maintained a sasak culture until now. Sasak is the original citizen of Lombok island. 

As you can see from picture that i tried to learn how to make one piece of fabric, that routine become one of the villager income, especially when tourist come to visit. They are willing you to try the wood machine, how it works and they will explain you the detail, such as how to change the color, how to cut the fabric and so on. It was interesting because the way they treat their culture is amazed me. Quality itself was great, you can choose the price between IDR 50.000 until IDR 150.000. 

It is been three years now and Arya still wearing his Lombok's sarong without any damages. 
Me support the local! 



13.7.15

Remembering Lecco, Italy

Lago di Lecco



You don't get educated at school. 
What you get at school is knowledge. 
But education means wisdom. 
Wisdom which you will get from experience, living and people that you meet in an everyday kind of life. 
( Surfwise 2007. Dorian Paskowitz )

6.6.15

Experienced English

Tea time. That was my first time.

I always like tea. So far twinnings is my favorite, but when i lived in Asia i barely like TWG.
Here in UK the twinnings brand has many variant type of tea.

I went to Mock Turtle, my friend invited me for the afternoon tea time. Mock Turtle is a perfect place to hang out for a tea experince. The interior design looks like back to 50s, not that big but the layout of furniture itself not too intense.
I was seeing that many people or let's say tourist can manage to pass by, then i saw in their glass door panel, the trip advisor sticker was there. Yeah i would love to be back again.

Xoxo.





- Posted using BlogPress from my iPhone

24.5.15

Good words #quote

You don't get educated at school.
What you get at school is knowledge.
But education means wisdom.
Wisdom which you will get from experience, living and people that you meet in an everyday kind of life.
( Surfwise 2007. Dorian Paskowitz )


- Posted using BlogPress from my iPhone

Location:Park Village Road,Brighton,United Kingdom

4.5.15

2014 flash back!

Finally i can say this words. Hello Europe!

Bener kata orang. Orang sabar disayang Tuhan. Akhirnya mimpi untuk ke negara eh continent ini terwujud juga. Kebayang banget tiap ditanya orang kapan mau sekolah lagi, dimana, apa jurusannya, gua selalu save the best for the last. Maksudnya gua pengen sekolah ya bisa di negara Eropa ini, dengan jurusan yang sama profesi yang sama tetep jadi seorang Arsitek. 


Faktor terlalu terburu-buru ternyata selalu ada di dalam kisah perjalanan gua, kaya salah satu temen baik gua selalu bilang, "amazing race deh pasti", sampe kemarin waktu mau berangkat kesini aja tetep rusuh lol


Tahun 2014 kemarin penuh berkah. Tapi walo gua gak begitu religius tapi gua percaya Tuhan itu baik. Allah itu baik. Setiap nulis atau ngucapin kata-kata ini ntah kenapa cukup sedih sendiri. Berkah utama yang gua terima tahun ini pastinya bisa sekolah di Eropa. Di negara yang selama tiga kali berturut-turut gua apply, yaitu Italy. Alasannya di episode lainnya ya ( *eh perlu gak ?). Perjalanan sekolah ini mulai gua apply dari tahun 2008, ketika gua masih kerja di Singapore. Sampe cape kali ya temen-temen deket gua dengernya gua mau sekolah..sekolah di Eropa :D di tahun 2008 pertama kali gua apply ke Anhalt - Bauhaus terus ke polimi ya sekolah gua ini sampe ketiga kalinya karena gua postponed terus. Well...baru tahun 2014 bisa pergi juga untuk bersekolah :) beyond happy.


Sekolah bukan hanya buat gua tapi buat Arya juga. Atas semua struglling yang kita terima dan jalani, Tuhan mengijinkan kita berdua bisa sekolah di waktu yang sama. Walopun akhirnya beda negara, buat kita gak masalah. Long distance suatu hal yang biasa, inti dari semua cita-cita selama ini masa kalah begitu aja dengan takdir yang bikin kita mesti LDR. Atau mungkin karena semakin dewasa kesadaran untuk mengontrol emosi lebih bisa sober ( tapi tetep nonton film agak sedih aja ya gua nangis sik..). 


Hari farewell diisi dengan banjir airmata ya di Mulia Group ya di airport dengan keluarga. Paling gak enak ninggalin bos tersayang, karena beliau lagi gak ada di Indo terus ntah kapan bisa ketemu lagi. Selama kerja beliau dukung banget plan gua untuk terusin sekolah, setiap hari beliau ngasih koran bahasa inggris untuk gua baca demi menjelang test ielts. Di part hidup yang lain, gua strugling dengan semua urusan uang, bank, tagihan per bulan yang harus dipikirin gimana - gimananya. Concern pertama gua, selalu keluarga gua di Bandung, kalau kali ini gua pergi lebih jauh lagi yang bukan hanya Singapore yang mereka bisa kunjungi gimana ya..pokoknya cita-cita sejauh ini rasanya memang harus berbesar hati ya. Belum lagi ama temen-temen yang lagi deket-deketnya, nambah banjir airmata gua saat itu. Baik-baik banget yah orang-orang. Alhamdulillah.


Pesan moral dari curhat gua kali ini adalah..
Happiness is not always about having our wishes granted, but knowing that we have a dream and we are heading there.

Semua atas nama cita - cita.



25.5.14

Genius loci at Jeju island. South korea

Jeju island. My first time experience about Ando.
(Tadao Ando is a japanese world architect http://en.wikipedia.org/wiki/Tadao_Ando)

at genius loci.

genius loci is a meditation garden with sounds surrounding the area,  a meditation hall and art gallery.
Located at phoenix island, the ocean resort complex in Seopjikoji on the eastern cost of Jeju island.

From Jeju city it took 1.5 hour one way to reach there and costed 35000 won by taxi.